Agen Judi, Agen Bola, Agen Casino, Agen Poker, Agen Togel
0

Sidang Jessica, Hakim dan Pengacara tolak dua Psikiater dari Jaksa Penuntut Umum

Gopoker77Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kembali menggelar sidang perkara kematian Wayan Mirna Salihin, Kamis (8/8). Sidang kali ini dibuka dengan kesaksian ahli Psikiatri RSCM, Dr. Natalia Widiarsih Raharjanti.

Namun sebelum sidang, ada perdebatan antara Jaksa Penuntut Umum (JPU), dengan salah satu Kuasa Hukum Jessica, Otto Hasibuan. Hal itu karena JPU meminta kiranya dua psikiatri yang menjadi tim dengan Natalia bisa bergabung untuk memberikan kesaksian.

Bandar Keliling, Bandar Q, Capsa Susun, Cara Bermain Capsa Susun, Cara bermain Domino QQ, Cara Bermain Poker, Domino QQ teraman, Judi Uang Asli, Poker Indonesia, Poker Online Terpercaya, Poker Teraman, Poker Uang Asli, Sabung Ayam, Slot Game, Trik Baca Kartu Lawan, Trik Jitu Poker, Trik Menang Poker Online

“Yang mulia kami memohon untuk bisa menghadirkan dua psikiatri lainnya yang menjadi satu tim untuk bergabung memberikan kesaksian,” kata JPU Ardito di PN Jakarta Pusat, Kamis (18/8).

Mendengar hal tersebut, Otto Hasibuan langsung menyatakan keberatannya. Sebab dua psikiatri yang dimaksud JPU yakni dr. Danardi dan dr. Gerald tak ada dalam BAP.

“Kami keberatan yang mulia kalau diperiksa bersama-sama. Yang ada di berita acara pemeriksaan hanya Natalia,” Ujar Otto.

Selain karena Danardi dan Geraldi tak tercantum dalam BAP, Otto menuturkan mereka bergabung dalam satu tim, sehingga cukup Natalia yang memberikan keterangan mewakili tim.

“Natalia juga sebenarnya kami keberatan, karena pernah diminta penyidik memeriksa Jessica,” tambah Otto.

Menanggapi hal tersebut, JPU Shandy Handika lalu melakukan interupsi. Menurutnya, tak ada aturan yang melarang ketiganya bersaksi bersama-sama sebagai satu tim. Lagipula, meski ketiganya satu tim, namun pekerjaan berbeda-beda

“Meski satu tim, bidang ahli ketiganya berbeda. Keahliannya pun berbeda-beda. Porsi mananya untuk menjelaskan beda-beda. Untuk cari kebenaran materil, butuh tindakan komperhensif,” ujar Shandy.

Namun nyatanya permintaan JPU ditolak oleh Majelis Hakim. Usai melakukan diskusi, Hakim Ketua Kisworo memutuskan kalau saksi yang dimintai keterangan pada hari ini hanya Natalia.

“Majelis berketetapan hari ini bahwa ahli dalam berita acara penyidikan pada hari ini yang akan diperiksa. Sehingga hanya Natalia yang akan kami periksa,” kata Kisworo.

Sementara untuk kedua psikiatri tersebut, hakim bakal mempertimbangkan lagi kesaksiannya. Mereka bakal bersaksi jika memang nantinya dibutuhkan keterangannya oleh JPU.

“Nanti kami akan periksa atau pertimbangkan mereka jika dibutuhkan, pemeriksaan tentunya setelah ahli dalam BAP selesai. Keberatan daripada penasehat hukum akan kita catat,” tutup Kisworo.

 

Support By Gopoker77.com :

  1. Poker Online Terpercaya
  2. Poker Teraman
  3. Poker Indonesia
  4. Poker Uang Asli
  5. Domino QQ teraman
  6. Capsa Susun
  7. Bandar Q
  8. Bandar Keliling
  9. Judi Uang Asli
  10. Cara Bermain Poker
  11. Cara bermain Domino QQ
  12. Cara Bermain Capsa Susun
  13. Trik Jitu Poker
  14. Trik Menang Poker Online
  15. Trik Baca Kartu Lawan
Agen Judi, Agen Bola, Agen Casino, Agen Poker, Agen Togel

GoPoker77

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *